Mitos Pengujian Madu Asli vs Madu Palsu

Madu palsu atau tiruan adalah larutan yang menyerupai madu. Dibuat tanpa pertolongan lebah atau menggunakan gula sebagai nektar. Umumnya mempunyai warna sama dengan madu asli. Karena itu bagi orang awam sulit untuk membedakan antara madu asli dan madu tiruan.

Selain itu, karena semakin banyaknya madu palsu yang beredar di pasaran, maka hal tersebut mendorong masyarakat untuk mencari tahu ciri-ciri mengenai madu asli, sehingga banyak sekali mitos-mitos pengujian madu asli yang kurang bisa dipertanggungjawabkan, diantaranya :

 

Madu Asli tidak Beku jika dimasukkan Kulkas / Frezzer

Tidak benar. Bagi orang yang cukup paham tentang madu, tentu akan mengetahui bahwa madu murni ada yang bisa mengkristal (beku) dan ada yang tidak bisa beku. Madu asli (murni) akan bisa mengkristal / beku, jika kadar glukosa dalam madu lebih banyak dari kadar fruktosanya. Contoh madu yang bisa mengkristal : madu karet, kelengkeng, mente dan kaliandra. Dan madu asli (murni) tidak bisa beku jika kadar fruktosa dalam madu lebih banyak dari kadar glukosanya. Contoh : madu randu, rambutan, kopi, sono dan mangga. Jadi ada yang masuk jenis madu bisa beku dan sebagian lain masuk jenis madu yang tidak bisa beku. Beku tidaknya madu tidak berpengaruh pada khasiat madu, asal terpenuhi syarat-syarat sebagai madu asli yang berkualitas. Alangkah baik & bagusnya jika membeli madu lebih baik jangan disimpan didalam Kulkas / Frezzer karena pada dasarnya lebah itu tidak menyimpannya pada suhu dingin dan mereka lebih menyukai suhu tropis / suhu ruangan (>28 derajat celcius).

 

Madu Asli tidak dikerumuni Semut

Tidak benar. Semua semut menyukai rasa manis, termasuk rasa manis yang ada pada madu karena Fruktosa dan glukosa merupakan zat utama pada madu. Bahkan ada tiga jenis semut yang memang suka madu, seperti semut pudak, semut gramang dan semut hitam dengan tubuh lancip. Tentu saja tidak ada bukti ilmiah yang menunjang pemahaman salah tersebut.

 

Madu yang Asli bisa Mematangkan Kuning Telur
Sebenarnya itu bukan matang, tapi hanya menggumpal (koagulasi). Madu yang bersifat asam jika dicampur/bertemu dengan kuning telur yang mengandung protein dan lemak maka akan menggumpal. Jadi tidak benar jika madu asli bisa mematangkan kuning telur.

 

Dari semua mitos – mitos yang beredar dimasyarakat seperti madu yang bagus “katanya” tidak merembes di koran, bisa mematangkan kuning telur, tidak dikerumuni semut, tidak bisa beku, dll –> “tidak bisa” dibuktikan secara ilmiah kebenarannya dan tidak bisa dijadikan parameter dalam uji madu yang bisa di pertanggungjawabkan, untuk membuktikannya harus melalui uji laboratorium.

 


Silahkan isi komentar anda dibawah.

Tentang Kami

Peternakan Lebah Madu PONDOK LEBAH bertujuan melestarikan kehidupan lebah & menyehatkan masyarakat dengan MADU ASLI dimana sistem beternak lebah kami sudah sesuai dengan standar nasional dan modern, sehingga semua hasil produk lebah kami berkualitas dan higienis.

Alamat

Peternak Lebah Madu PONDOK LEBAH
Jln. Raya Pondok Gede - Bekasi, Perum. Bumi Nasio Indah Blok B8 No.1 Kel. Jatimekar, Kec. Jatiasih, Bekasi - Jawa Barat
P: (021) 8475573
E: info@pondoklebah.com / ym : PondokLebah

Newsletter

CEK ONGKOS KIRIM